Home » » Alasan-alasan wanita meninggalkan pasangan prianya

Alasan-alasan wanita meninggalkan pasangan prianya

Cinta bisa datang kapan saja tanpa adanya aturan pukul berapa, tanpa ada rencana hari apa datangnya, dan tanpa ada fanatisme. Akan tetapi, datangnya cinta secara tiba-tiba itu juga berbanding lurus dengan cinta juga bisa pergi kapan saja. Itulah mengapa tak ada orang yang bisa mendeskripsikan cinta dengan kata-kata kecuali mereka harus menjalaninya terlebih dahulu barulah mereka akan bisa menerjemahkannya. Arti cinta itu sendiri juga akan berbeda-beda, sesuai dengan apa yang pernah dialami oleh masing-masing individu.

alasan wanita minta putus
(foto:liputan6.com)
Namun cinta yang bisa pergi begitu saja itu seharusnya bisa diminimalisir dengan cara berusaha untuk saling mengerti satu sama lain dan yang terpenting adalah bersabar supaya hubungan tersebut bisa berjalan dengan harmonis. Seperti halnya dua insan yang sedang berdansa, mereka harus berusaha dengan penuh kesabaran agar setiap langkah kakinya bisa berdansa dengan mulus. Lantas apa jadinya jika tarian dansa tersebut masuk dalam tahap yang sulit? Begitu pun dengan sebuah hubungan cinta, tidak semua pasangan dapat melalui dan melanjutkan hubungan ketika menghadapi masa-masa yang sulit. Akhirnya, mereka sering berkata "Apa yang terjadi dengan hubungan ini?".

Jika anda termasuk orang yang masih bertanya tentang itu pada diri anda sendiri, inilah alasan-alasan mengapa pasangan wanita memutuskan untuk pergi dan menyudahi hubungan cinta meskipun mereka bahkan masih mencintai kita.

1. Sering merasa kesepian (sendiri)
Makna kesepian di sini tidak hanya berarti jarang bertemu secara fisik, tapi juga bisa berarti pada komunikasi yang kurang. Insting yang pertama kali ada pada diri seorang wanita adalah hidup bersama seorang pria, ketika seorang wanita sedang dalam sebuah hubungan cinta maka ia akan memusatkan perhatian sepenuhnya pada kekasihnya, bahwa seluruh kehidupannya adalah kekasihnya. Seorang wanita selalu ingin merasa bahwa mereka itu berarti bagi pasangannya, jadi jika seorang pria tidak bisa datang ketika dibutuhkan (dalam arti hanya butuh kehadirannya saja secara emosional)  maka tidak ada lagi alasan untuk tetap melanjutkan hubungan tersebut.

2. Sering merasa tidak diakui
Selain menjadi sifat alami pada manusia baik pria maupun wanita, rasa ingin dimengerti juga menjadi perhatian utama bagi kaum wanita, mereka butuh untuk selalu dihargai dan terus didukung. Wanita akan sangat senang dengan hal-hal kecil yang dilakukan pasangan pria seperti membuangkan sampah, membantunya mengusap setitik noda di wajah, atau apa saja yang bisa menunjukkan bahwa keberadaan wanita benar-benar diakui secara emosional oleh pasangan prianya. Jika pasangan pria sering menyepelekan hal-hal kecil seperti itu, maka wanita akan merasakan bahwa ia bukanlah kekasih pria tersebut dan mereka tak akan ragu untuk pergi.

3. Tidak merasa seksi lagi di depan pasangan prianya
Sudah tidak bisa dipungkiri lagi bahwa pria menyukai seks, para orang-orang terdahulu juga berkata bahwa godaan terbesar pria adalah wanita (dalam artian seksual). Hal ini berbalik 180 derajat dengan seorang wanita yang lebih mengedepankan perasaan daripada pikiran, mereka butuh keintiman yang sungguh-sungguh (serius), kemesraan yang tulus dari pria, dan juga rasa bahwa ia benar-benar diinginkan oleh pasangan prianya. Jadi jangan sekali-sekali mengajak wanita untuk melakukan seks atau bercinta hanya karena sang pria tersebut baru saja terangsang oleh orang lain, film-film panas atau hanya ketika sang pria butuh pelampiasan semata. Jika wanita merasakan hal tersebut dari diri pasangan prianya, pada saat itulah ia merasa tak lagi seksi di depan kekasihnya. Dan itulah saat yang tepat wanitaperlu untuk move on.

4. Merasa bosan dengan hubungannya
Banyak sekali pria yang memperlakukan wanita tidak seistimewa ketika pertama kali mereka bertemu, hal ini sering terjadi jika hubungan cinta mereka sudah berjalan lama. Kebanyakan pria memang menyukai rutinitas sedangkan hal itu berbalik dengan wanita yang lebih suka hal-hal yang dapat menimbulkan getaran di hati mereka secara spontan. Maka dari itu seorang pria perlu juga untuk terus memperhatikan pasangan wanitanya selain mengurusi rutinitas sehari-hari. Jika hal ini dirasa sulit untuk dilakukan, buatlah kerja sama untuk antara keduanya agar hubungan tetap berjalan dengan baik seperti waktu pertama kali bertemu, dan segala sesuatunya tetap menyenangkan. Jika tidak, bersiaplah untuk menjadi jomblo.

Mungkin empat hal itulah yang perlu diperhatikan terlebih dahulu oleh pria agar pasangan wanita tidak meninggalkannya dengan alasan yang tidak jelas bagi pria. Mereka pasti mempunyai alasan, selain empat hal yang sudah dijelaskan di atas, putusnya sebuah hubungan bisa juga karena alasan-alasan yang lainnya. Hanya saja, empat hal itu adalah yang terpenting yang perlu untuk diperhatikan baik-baik.

0 komentar:

Pecinta Sholawat. Powered by Blogger.